lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia

Pada kesempatan ini, penulis akan menguraikan Lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia yang saya uraikan kali ini. Sebenarnya banyak perang yang terjadi dalam upaya menpertahankan kemedekaan indonesia. Namun penulis hannya akan menguraikan lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia. Perang ini merupakan upaya dari pemerintah dan masyarakat indonesia dalam memelihara dan menpertahankan kemerdekaan yang sudah di raih.

Ada dua jenis perang dalam menpertahankan kemerdekaan indonesi, Yaitu: perang melawan bangsa asing yang ingin menguasai kembali indonesia dan perang menghadapi pemberontakan di daerah yang memisahkan diri serta ingin merubah kontitusi negara. Penulis pada kesempatan ini hannya menfokuskan perang menghadapi bangsa asing (belanda) yang ingin kembali berkuasa di indonesia.

Ada banyak pertempuran menghadapi belanda yang ingin menguasai kembali indonesia.Ada skala besar dan skala kecil di berbagai daerah di indonesia. Berikut uraian sinkatnya:

Perang surabaya

Perang surabaya merupakan bentuk usaha masyarakat surabaya yang ingin tetap merdeka di bawah perang surabayanaungan NKRI. Setelah kemerdekaan indonesia di umumkan oleh Ir sukarno pada tanggal 17 agustus 1945. Masyarakat indonesia menyembut dengan gegap Gempita berita kemerdekaan tersebut. Begitu juga halnya dengan masyarakat surabaya.

Para pemuda Surabaya melakukan langkah cepat setelah mendengar berita kemerdekaan indonesia. Langkah tersebut yaitu mengambil dan merebut senjata yang di miliki bangsa jepang di surabaya.  Langkah yang ini di dukung oleh pemerintah dalam upaya menpertahankan kemerdekaan indonesia.

Mendaratnya briadir jendral A.W.S. Malaby di surabaya 25 oktober 1945 m. Tujuan kedatangan pasukan ini adalah untuk melucuti senjata tentara jepang dan menyelamatkan tentara sekutu yang di tawan oleh jepang. Kedatangan pasukan ini di terima baik oleh masyarakat dan gubenur jawa Timur.Ada beberapa kesempatan yang di capai antara wakil pemerintah RI dengan sekutu. Yaitu

  • Sekutu berjanji tidak ada pasukan belanda bersama mereka
  • Adanya kerjasama kedua belah pihak demi terciptanya keamana dan ketentraman masyrakat surabay.
  • Di bentuknya biro penhubung antara sekutu dan pemerintah indonesia.
  • Tugas pasukan sekutu hannya melucuti senjata jepang.

perang SurabayaWalaupun demikian para pemuda menbaca dengan hati-hati tujuan sesungguhnya tentara sekutu terbut.  Setelah di izinkan memasuki kota surabaya pihak sekutu menginkari janjinya. Sekutu menyerang penjara  di Kaliosok demi menbebaskan kolonial Huiyer (kolonel pasukan belanda) dan kawan-kannya.  Kemudian di lanjutkan dengan pendudukan objek-objek penting sepeti pangkalan udara,kantor pos, gedung internito dan objek vital lainnya.

Melihat tindak tanduk pasukan sekutu para pemuda surabaya sudah menyusun strategi dengan segala kemunkina yang terjadi.  Keadaan semakin genting setelah pesawat sekutu. Pada tanggal 27 oktober 1945M menyebarkan pamlet Agar rakyat surabaya menyerahkan senjata yang di rampas dari jepang. Peminpin pasukan A.W.S  Malabi mengaku tidak tahu soal pamlet tersebut. Tetapi akan melaksanakan isi pamlet tersebut. Hal ini menyebakan hilangnya kepercayaan masyarakat surabaya kepada sekutu.

Jalanya pertempuran

Pada hari itu juga terjadi kontak senjata antara pemuda surabaya dengan sekutu. Hal ini berlangsung sampai 30 September 1945. Pada pertempuran empat hari ini pasukan sekutu berhasil di pukul mundur oleh pasukan indonesia (masyrakat Surabaya). Bahkan jendral A.W.S malabi berhasil di tawan pemuda surabaya.

Untuk meredakan ketegangan ini komandan sekutu menghubungi Ir Sukarno ,M.hatta dan Amir Syarifudin.  Kemudian ketiga tokoh tersebut datang ke surabaya untuk menenangkan masyarakat Surabaya. Setelah kedua belah pihak bisa berdamai Ir sukarno,M.hatta dan Amir syrifudin kembali ke Jakarta. Pertempuran kembali berlanjut dan menyebabkan terbunuhnya A.W.S Malaby. Pasukan inggris di datangkan dari devisi V yang dipinpin oleh  Jendral Mansregh dengan 24.000 pasukan. Tentara inggris mebeluarkan ulti maltum kepada para pejuang Subabaya agar menyerah. Namun Ultimaltum ini di tolak oleh pejuang surabaya. Lebih baik mati berkalang tanah dari pada menyerah kepada sekutu sehingga terjadilah pertempuran hebat dan besar di Surabaya. Pertempuran ini berlangsung selama tiga minggu. Akhir dari perang ini ribuan masyarakat menjadi korban perang.

Perang ambarawa

perang Ambarawa Perang ambawara merupakan salah satu dari lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia. Perang ini berawal dari di izinkannya pasukan sekutu yang momboceng pasukan nica (belanda) masuk ke magelang. Tujuan Masuknya pasukan sekutu ke magelang untung mengurus masalah tawanan perang belanda dan melucuti senjata jepang. Sekutu sampai di magelang pada 20 Oktober 1945 , dengan di ikuti satu brigade artileri dari devisi India ke 23.

Namun kedatangan sekutu di magelang tidak sesuai dengan perjanjian awal yang hannya mengurus tawanan perang dan melucuti senjata jepang. Mereka menpersenjatai Tentara belanda yang bekas tawanan jepang. Serta kedatangan mereka juga di ikuti oleh NIC (Netherland Indische Civil Administration) atau pemerintahan sipil belanda. Tentu ini meninbulkan kemarahan dari TKR (Tentara keamanan Rakyat). Sehingga terjadi perang di magelang pada tanggal 20 Oktober 1945. Namun perang ini bisa di hentika setelah adanya pertemuan antara Ir Sukarno dan Komandan sekutu Bethell yang datang ke magelang 2 november 1945. Isi dari pertemuan tersebut antara lain:

  1. Pembatasan pasukan sekutu di Magelang. Pasukan yang di tempatkan di Magelang hannya mengurus tawanan perang dari pihak sekutu
  2. Jalan yang menghubungkan Ambarawa dan magelang terbuka untuk indonesia dan sekutu
  3. Sekutu tidak mengakui kegiatan yang di Lakukan oleh NICA

Namun perjanjian ini tidak sesuai dengan kenyataan. Pihak sekutu mengingkari janjinya. Terjadilah pertempuran hebat di Ambarawa tangngal 20 November 1945. Tentara TKR  di bawah pinpinan Mayor sumarto , Sehari setelahnya pasukan sekutu yang ada di magelang di tarik ke Ambarawa. Perperangan semakin sengi setelah pasukan TKR pu dapat bantuan dari pasukan Boyo Lali,Salatiga dan Karta Sura.Pertemputan terkjadi hampir di seluruh daerah Di Ambarawa.

Sedangkang di sepanjang rel kereta api Ambarawa di tempatkan pasukan TKR  pimpinan Imam Androngi devisi V Purwakarta.Pasukan ini berhasil memukul mundur sekutu dan belanda di Desa Pingit dan daerah di Sekitarnya. Selain pasukan Imam Androngi ada pasukan  dari batalyon 10 Devisi III yang di pinpin oleh Mayor Suharto dan Batalion 8 di bawah pinpinan Mayor Sardjono dan batalion Sungeng. Dengan bertambanya pasukan TKR berhasil mengepung Sekutu dan belanda. Namun sekutu mendatangkan pasukan tank di belakan baris pertahanan TKR. Untuk menghindari Jatuhny korban pasukan TKR mudur ke Bendano.

Para komandan pasukan mengadakan  sebuat rapat kordinasi yang di pinpin oleh Kolonel Holand Iskandar. Dalam rapat ini di dapat beberapa keputusan yaitu:

  • Komando dan markas utama perang berada di magelang
  • Medan Tempur Ambarawa di bagi kedalam epmpat Sektor
    • Sektor utara
    • Sektor Selatan
    • Sektor Barat
    • Sektor Timur

Pimpinan pasukan TKR  dari Powo kerto Koloner Isdiman Gugur Dalam pertempuran pada tanggal 26 November 1945. Setelh meninggal kolonel Isdimal Pucuk pimpinan pasukan di pegang Olh Kolone Sudirman. Pada tanggal 5 Desember 1945 pasukan sekutu berhasil di usir di banyu biru yang merupakan baris pertahan terdepan.

Kolonel Soedirman mengumpulkan Komandan setiap sektor pada tanggal 11 desember 1945 untuk berkordinasi.  Setelah berkordinasi kolonel Soedirman menyimpulkan bahwa pasukan sekutu dalam keadaan terjepit dan perlu di lakukan serangan besar terahir.  Serangan ini akan di Laksanakan 12 desember 1945 pukul 4 30 pagi dan di pinpin oleh Masing-masing pimpinan sektor. Sedangkan para pemuda pejuang di posisikan sebagai Pasukan Cadangan.

Pasukan TKR berhasil mengepung pasukan sekutu di Pusat kota Ambarawa  selama empat hari empat malam. Karena merasa terdesak pasukan sekutu akhirnya mundur ke semarang pada tanggal 15 desember 1945. Dari kacamata militer kemenangan ini menpunyai arti penting. Jika sekutu dan belanda menguasai Ambarawa .Maka tiga kota besar yaitu magelang,jokjakarta dan surkarta di bawah ancaman belanda.

Perang Medan Area

Seperti kota besar lainnya di indonesia. Medan merupakan salah satu tempat dari lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia.  Di medan sekutu dan NICA mendaratkan pasukannya pada tanggal 09 Perang medan Areanovember 1945. Kedatangan pasukan sekutu di sambut baik oleh pemeritah indonesia di sumatra.  Yang di wakili oleh Gubernur Sumatra tuanku Muhammad Hasan. Hal ini di terlihat dari di izinkannya menempati beberapa Hotel di kota medan.Kemudian di daerah Binjai dan tanjung Lapangan.

Tujuan kedatangan sekutu ke medan yaitu Untuk menjemput tawanan  tentara Belanda di beberapa Kamp-Kam tawanan. Namun dalam pelaksanaannya para bekas tawanan ini di persenjatai oleh Sekutu. Kemudian di bentuk sebuah batalion yang bernama Medan Batalion KNIL . Dengan adanya tambahan ppasukan baru menbuat pasukan Sekutu berbuat sombong. Salah satu insiden terjadi di jalan bali, medan. Di mana salah satu Pasukan sekutu menginjak Lencan Merah Putih. Akhirnya Hotel tersebut di serang dan di bakar masa. Kemudian dampak dari insiden ini menjalar ke berbagai daerah di medan.

Para pejuang menbentuk TKR sumatra timur dengan kemandannya Achmad Tahir tanggal 10 Oktober 1945. Setelah terbentuk langsung di upayakan pemanggilan bekas Giyugun dan Heiho.  Kemudian juga di bentuk badan-badan perjuangan rakyat semenjak 15 oktober 1945. Kekutan semakin bertambah setelah adanya laskar-laskar partai pada bulan November.

Di pihak sekutu dan NICA tanggal 18 Oktober 1945, Brigadir Jendral T.E.D Kelly mengeluarkan ultimaltum agar para pemuda medan menyerahkan senjata kepada Sekutu.  Namun tidak di hiraukan oleh pemuda Medan. Tanggal 1 Desember1945  Paukan Sekutu dan NICA  memasang pamlet “Fixed bundories Medan Area” artinya batas tetap kota medan. Pamlet pamlet itu di sebarkan di pinggiran kota medan. Sejak pamlet itu Sekutu dan NICA melakukan upaya pembersihan unsur-unsur republik indonesia di medan.bahkan ada upaya menghancurkan kosentrasi TKR di Trepes pada 10 desember 1945.Tetapi mendapat perlawan dari pihak TKR (tentara Keamanan Rakyat).

Akibat situasi yang tidak menguntungkan kantor gubenur , markas tkr  dan wali kota di pindah ke pematang siantar pada bulan april 1946. Dan  kota medan di kuasai oleh Sekutu dan NICA. Kemudian pada 10 agustus 1946 di adakan rapat para komandan pasukan yang bernamama “Komando Resimen Laskar Rakyat Meda Area”. Dalam rapat itu di putuskan bahwa komando resimen di bagi kedalam empat sektor kemudian setiap sktor di bagi menjadi empat sub sektor.

Perang Bandung lautan api

pearang bandung lautan apiPerang bandung lautan api  termasuk lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia. Di bandung sekutu mendarat pada tanggal pertengahan oktober 1945. Tidak lama setelah kedatangan pasukan sekutu yang menboceng NICA di bandung. Belanda berupaya mengembalikan kekuasaannyan di bandung. Namun keinginan belanda tersebut mendapat tantangan dari rakyat bandung. Perang pun tak dapat di elakkan mulai dari skala kecil dan skala besar.

Demi meredakan ketegangan dia dakanlah perundingan antara pemerintah indonesia dan sekutu/NICA. Hasil dari kesepakatan dari perundingan tersebut yaitu bandung di bagi menjadi 2 wilayah yitu:

  • Wilayah utara di duduki oleh sekutu dan NICA
  • Wlayah selatan di duduki oleh indonesia

Namun kesepakatan ini tetap tidak menberi kepuasaan terutama di pihak sekutu. Di mana sekutu meminta pengosongan bandung selatan sejauh 11 KM dari kesepakan sebelumnya. Hal ini menyebabkan kemarahan yang semakin memuncak dari masyarakat bandung. Terjadilah pertempuran yang dahsyat di bandung. Dan rakyat bandung menbumi hanguskan Segenap penjuru kota bandung.(peristiwa Ini Di Kenal Dengan Bandung Lautan Api) .Karena mereka tidak rela Kota bandung di kuasai kembali oleh belanda/sekutu. Seluruh masyarakat bandung yang tidak manpu berperang lebih memilih menggungsi ke luar kota Pada tanggal 23  dan 24 maret 1946.

Di sisi lain benteng NICA di daerah Daeyeuh kolot kota bandung di kepung oleh para pejuang bandung. Dan di sisilain seluruh kota bandung sudah di bumi hanguskan oleh masyarakat bandung.

PERANG MARGARANA BALI

perang margana bali   Bali tidak luput dari pendaratan pasukan sekutu setelah indonesia merdeka. Pasukan sekutu/NICA  mendarat di bali pada tanggal 2-3 Maret 1946. Pasukan sekutu/NICA berjumlah sekitar 2000 orang.  Di saat pendaratan sekutu di bali pimpinan pasukan rakyat bali sedang tidak berda di tempat. Gusti Ngurahrai pada waktu itu Sedang Menghadap  ke Markas TKR di Jokjakarta.

Pendaratan pasukan sekutu di bali mendapat perlawanan dari masyarakat dan para pemuda bali. Namun pertempuran menghadapi sekutu tidak terkordinasi dengan baik. Hal ini menyebabkan banyak kerugian di pihak pejuang bali.

Sekembalinya Gusti Ngurah Rai dari jokjakarta di menemukan kondisi pasukan yang sudah porak poranda oleh pasukan sekutu.  Pasukan sekutu berupaya mengajak Gusti Ngurah rai berunding dan bekerja sama dengan belanda/sekutu. Gusti ngurah Rai menjawab ajakan tersebut dengan mengatakan bahwa” Bali bukan tempat perundingan dan perundingan merupakan hak peminpin kami di pusat dan pulau bali bergejolak karena kedatangan pasukan belanda dan menyerukan belanda agar angkat kaki dari bali”.

Setelah berhasil menpersatukan pasukan dan laskar bali, Gusti Ngurah Rai bersama pasukannya melakukan serangan terhadap Markar belanda di tabanan pada 18 November 1946.  Pada serangan ini pasukan ngurah Ray mendapatkan kemenangan. Setelah berhasil Gusti Ngurah Rai memutuskan untuk Mundur ke Utara dan memusatkan perlawanan di desa Margarana.

 

Akhir dari perang puputan bali

perang puputan baliSetelah belanda mendapatkan kekalahan di perang di tabanan. Maka belanda segera mengumpulkan seluruh pasukannya yang berada di Bali dan pulau di sekitarnya Untuk mengepung Pasukan gusti Ngurah Rai. Karena dalam kondisi terkepung Gusti Ngurah Rai mengubarkan semangat “Puputan “. Yaitu pertempuran sampai mati.   Akhir dari peperangan ini seluruh Pasukan Dan Gusti ngurah rai Gugur Sebagai pahlawan.Peristiwa ini terjadi 20 november 1946

Sebagai catatan: setiap tanggal 20 November Masyarakat bali selalu menperingati perang puputan margarana.

Demikianlah artikel pendek saya tentang lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia. Sesungguhnya banyak perang lain yang terjadi di nusantara demi mempertahankan kemerdekaan seper peristiwa merah puti di manado,pertempuran 5 hari di semarang dan lain-lain. Munkin di lain kesempatan akan saya tulis, Terima kasih

https://i0.wp.com/www.sejarah-indonesia.com/wp-content/uploads/2017/04/lima-perang-menpertahankan-kemerdekaan-indonesia.jpg?fit=266%2C207https://i0.wp.com/www.sejarah-indonesia.com/wp-content/uploads/2017/04/lima-perang-menpertahankan-kemerdekaan-indonesia.jpg?resize=150%2C150almuksiINDONESIAPASCA KEMERDEKAANbandung lautan api,Kolonel Soedirman,perang Ambarawa,perang arek arek suroboyo,perang bali,perang kemerdekaan,perang margarana bali,perang medan,perang medan area,perang melawan NICA,perang melawan sekutu,perang puputan bali,perang surabaya,peranga bandung,pertempuran Ambarawa,pertempuran bandung,pertempuran sepulu novemberPada kesempatan ini, penulis akan menguraikan Lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia yang saya uraikan kali ini. Sebenarnya banyak perang yang terjadi dalam upaya menpertahankan kemedekaan indonesia. Namun penulis hannya akan menguraikan lima perang menpertahankan kemerdekaan indonesia. Perang ini merupakan upaya dari pemerintah dan masyarakat indonesia dalam memelihara dan menpertahankan...situs sejarah terlengkap di indonesia