Penjajahan prancis di indonesia

penjajahan prancis di indonesia    penjajahan prancis di indonesia berawal dari di kuasainya belanda oleh prancis.Pada tahun 1806 belanda di kuasai oleh prancis di bawah pemerintahan Napoleon Bonaparte. Belanda di duduki prancis dalam  usaha Napoleon Bonaparte menguasai  benua eropa. Setelah menguasai belanda Napoleon bonaparte mengangkat Louis Napoleon sebagai perpanjangan kekuasaan prancis di belanda. Semenjak saat itu  berada di bawah kekuasaan prancis.Untuk mengalahkan inggris maka prancis merasa perlu menduduki belanda yang berdekatan dengan inggris.

Pemerintahan Hindia belanda (sebutan untuk indonesia)  secara otomatis di bawah kekuasaan prancis. Masa ini lebih di kenal dengan “Republik Bataaf”. Atau pemerintahan prancis di indonesia. Untuk menpertahanankan kekuasaannya di indonesia prancis mengirim Herman william Deandels sebagai gubenur jendral di indonesia. Tugas utama Wiliam deandels di indonesia yaitu mempertahankan indonesia dari  serangan inggris. Terutama pulau Jawa.

Kebijakan penjajahan prancis di indonesia

Dalam menjalankan pemerintahan militernya di indonesia, prancis memanfaatkan para pegawai dan tentara belanda yang sudah berada di indonesia. Namun para komandan dan kedudukan penting dalam pemerintahan di jabat oleh orang prancis.Ada banyak perubahan mendasar yang di lakukan william deandels di indonesia. Berikut kebijakannya:

  • Kebijakan penjajahan prancis di indonesia bidang birokrasi pemerintahan
    • Dewan hindia belanda yang bertugan menbantu gubernur jendral di bubarkan dan di ganti dengan dewan penasehat.
    • Pemerintahan pulau jawa di bagi kedalam sembilan Prefektur (propinsi) . Kemudian sembilan prefektur di bagi kedalam 31 Kabupaten. Prefektur (Propinsi) di kepalai seorang prefek (Residen) dan setiap residen menbawahi beberapa kabupaten.
    • Para bupati di angkat menjadi pegawai pemerintah dan di beri gaji. Selain itu juga mereka mendapatkan penghasilan dari tanah dan tenaga masyarakat sesuai dengan hukum adat yang berlaku
  • Kebijakan penjajahan prancis di indonesia di bidang peradilan

Peradilan pada masa penjajahan prancis di indonesia di kelompokkan pada tiga jenis yaitu: pengadilan untuk orang eropa,pegadilan untuk orang pribumi dan pengadilan untuk orang timur asing (cina,indi dan arab). Pengadilan untuk orang pribumi terdapat di setiap kabupaten. Dimana prefek (Gubernur) sebagai ketua dan di bantu oleh para bupati sebagai anggota. Sedangkan untuk wilayah tertentu seperti batavia, semarang dan surabaya di berlakukan hukum eropa.

Dalam rangka pemberantasan korupsi pemerintahan prancis di indonesia tidak pandang bulu. Hukuman berat akan di berikan kepada siapa saja termasuk orang eropa. Tapi sayangnya William Deandels pun melakukan korupsi  dengan cara penjualan tanah kepada pihak swasta.

  • Kebijakan penjajahan prancis di indonesia dibidang militer dan pertahanan

Dalam upaya tugas utamanya menpertahankan pulau jawa dari serangan inggris. Maka William deandels melakukan kebijakan,kebijakan yang fenomenal antara lain:

  • Menbangun jalan jalur jawa yang menghubungkan anyer sampai ke penarukan. Pembangunan ini di lakukan dalam upaya memudahkan distribusi barang sepanjang pulau jawa. Serta memudahkan mobilisasi pasukan bila terjadi perang.Pembanguna jalan ini memakan banyak korban dai bangsa pribumi karena pembangunan di lakukan oleh para pribumi dengan peralatan sederhana dan kurangnya makanan dan pasilitas kesehatan yang di berikan pemerintah penjajahan prancis di indonesia.
  • Penambahan jumlah pasukan militer dari 3000 menjadi 20.000 orang
  • Pembangunan pabrik senjata di daerah Gresik dan Semarang
  • Menbangun pangkalan angkatan lau di daerah ujung kulon daerah surabaya sekarang
  • Kebijakan penjajahan prancis di indonesia di bidang ekonomi dan kekuangan
    • Pembentukan sebuah dewan pengawas keuangan negara
    • Mengeluarkan uang dalam bentuk kertas
    • Menaikkan gaji pegawai
    • Pajak hasil bumi dan penyerahan wajib di laksanakan. Ini merupakan kelanjutan dari pemerinthan kolonial belanda. Namunpenerapannya lebih di tingkatkan
    • Memonopoli perdagangan makanan pokok yaitu beras
    • Mengadakan wajib menanam kopi di daerah peringan dan sekitarnya . Mirip dengan sistem tanam paksa yang di lakukan pemerintah belanda. Namun daerah teritori penerapannya lebih sempit
  • Kebijakan penjajahan prancis di indonesia di bidang sosial
    • Rakyat di pekerjakan jadi pekerja paksa (kerja rodi) untuk pembangunan anyer dan panarukan
    • Perbudakan semakin meningkat
    • Penghapusan penghormatan kepada residen ,sunan dan sultan
    • Di perkenalkannya kuda pos
sistem tanam paksa merupakan suatu sitem di mana 
para petani wajib menanam tanaman ekport un yang
 laku di pasaran internasional sitem ini banyak 
menimbulkan korban baca selengkapnya>>>

Akhir dari penjajahan prancis di indonesia

Pemerintahan deandels di indonesia tidak beralngsung lama . karena dia di tarik kembali ke prancis dengan petimbangan sebagai berikut:

  • Kekejaman dan kewenagna yang di lakukan pemerintahannya menyebabkan penderitaan dan kebencian rakyat pribumi serta masyarakt eropa lainnya.
  • Sikapnya yang otoriter terhadap pemerintahan di daerah banten,yogyakarta dan cirebon. Menyebabkan pertentangan dan perlawanan rakyat
  • Kekacauan sistem administrasi pemerintahan.

Karena pertimbangan di atas, Akhirnya louis napoleon menarik william deandel ke prancis dan menjadikannya panglima perang di medan perang daerah rusia. Kemudian deandels di gantikan oleh jansens sebagai gubernur jendral. Karena serangan bertubi- tubi dari  inggris memaksa Jansens menyerah. Setelah kekalahan Jansens maka inggrislah yang berkuasa di indonesia. Berikut perjanjian antara ingris dan prancis soal indonesia. Perjanjian ini di kenal “Perjanjian Tuntang”  isi dari perjanjian ini yaitu:

  • Seluruh wilaya jawa dan daerah di sekitarnya di berikan kepada Inggris.
  • Seluruh tawan perang tentara Belanda menjadi bagian dari tawanan Inggris
  • Pekerja belanda yang mau berkerja sama dengan pemerintahan inggris boleh melanjutkan pekerjaannya
  • Semua hutang pemerintahan Prancis (belanda) di indonesia bukan menjadi tanggung jawa pemerintah Inggris

jansenseDenga demikian berakhirlah penjajahan prancis di indonesia , kemudian penjajahan di lanjutkan oleh inggris di bawah Thomas Stanford Rafless. Silahkan dwonload artikel ini dalam bentuk PDF disini

https://i1.wp.com/www.sejarah-indonesia.com/wp-content/uploads/2017/05/penjajahan-prancis-di-indonesia.jpg?fit=273%2C204https://i1.wp.com/www.sejarah-indonesia.com/wp-content/uploads/2017/05/penjajahan-prancis-di-indonesia.jpg?resize=150%2C150almuksiINDONESIAKOLONIALISME & IMPREALISMEindonesia,penjajahan prancis di indonesia,sejarah indonesia,umumPenjajahan prancis di indonesia     penjajahan prancis di indonesia berawal dari di kuasainya belanda oleh prancis.Pada tahun 1806 belanda di kuasai oleh prancis di bawah pemerintahan Napoleon Bonaparte. Belanda di duduki prancis dalam  usaha Napoleon Bonaparte menguasai  benua eropa. Setelah menguasai belanda Napoleon bonaparte mengangkat Louis Napoleon sebagai perpanjangan...situs sejarah terlengkap di indonesia